Telusuri
  • Berita Terkini
  • Profil
  • Movies
  • News
katonanampek.com
  • Beranda
  • Video
    • Semua Video
    • Adat & Budaya
    • Pendidikan
    • Wisata
  • Kategori
    • Berita Terkini
    • Nasional
    • Politik
    • Ekonomi
    • Olahraga
  • Menu
    • 🏠 Beranda
    • Bukittinggi
    • Kabupaten Agam
    • Sumatera Barat
    • Nasional
    • Adat & Budaya
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Motivasi
    • Opini
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kontak
    • Privacy Policy
Telusuri
Beranda KKN Dalam Kato Adaik KKN Dalam Kato Adaik

KKN Dalam Kato Adaik

adm
adm
21 Sep, 2026 0 0
KKN Dalam Kato Adaik
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Anda mungkin menyukai postingan ini




Catatan Mak Jamil Labai Sampono

Ada hal yang luar biasa dari pituah adat lama pusaka usang yang sudah turun-temurun dari dahulu. Bahkan literasi ini, dari berabad-abad lalu, mampu bertahan melampaui zamannya, sehingga banyak filosofi adat Minang sampai kini digali oleh para pakar dan pemikir.

Di bawah ini adakah untaian filosofi adat yang menyinggung soal perilaku menyimpang seperti koruptor dan pencuri (maliang).

Pertama:
"Payokumbuh baladang kunik, dibao nak urang Kuantan. Tak namuah kuniang dek kunik, tak namuah lamak dek santan."

Uraiannya:
Seorang pimpinan tidak mudah terpengaruh oleh siapa pun, oleh bujukan apa pun, kalau tidak di jalan yang benar (nan bana). Indak silau dek ameh, indak runtuah dek goyak. Istikamah dalam menjalankan tugas kepemimpinan tanpa harus tergiur dengan materi dan bujukan.

Kedua:
"Paga makan tanaman, tungkek mambao rabah, pawang mamacah timbo."

Uraiannya:
Seorang pejabat atau pimpinan yang menyalahgunakan jabatan dan kewajiban tanggung jawab serta tugas yang diamanahkan kepada beliau. Seharusnya dia menjaga dan tidak melakukan penyimpangan, malah dia pula yang melakukan kesalahan. Seharusnya menjadi contoh, tetapi malah dia yang melanggar sumpahnya sendiri.

Ketiga:
"Pilin kacang nak mamanjek, pilin jariang nak barisi."

Uraiannya:
Seorang pejabat atau pimpinan yang tidak punya iktikad baik dalam memimpin rakyatnya, hanya untuk kepentingan pribadi (ada udang di balik batu). Dalam istilah syarak, ini adalah niat yang tidak ikhlas.

Padang Panjang, 21 September 2026
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar


kato Mandaki

  • budaya minang

Total Tayangan Halaman

Featured Post

Perkuat Ketahanan Keluarga, Kemenag Bukittinggi Gelar Monev Keluarga Sakinah di KUA MKS

adm- Oktober 07, 2026 0
Perkuat Ketahanan Keluarga, Kemenag Bukittinggi Gelar Monev Keluarga Sakinah di KUA MKS
KATONANAMPEK,Bukittinggi-- Dalam upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mewujudkan keluarga yang harmonis, kokoh dan berlandaskan nilai-nil…

arsip

  • 202666

Cari Blog Ini

Most Popular

Perkuat Ketahanan Keluarga, Kemenag Bukittinggi Gelar Monev Keluarga Sakinah di KUA MKS

Perkuat Ketahanan Keluarga, Kemenag Bukittinggi Gelar Monev Keluarga Sakinah di KUA MKS

Oktober 07, 2026
Kemenag Bukittinggi Terima Kunjungan PLN UP3, Perkuat Sinergi Program Kemaslahatan Umat

Kemenag Bukittinggi Terima Kunjungan PLN UP3, Perkuat Sinergi Program Kemaslahatan Umat

Juli 30, 2026
NAN AMPEK DALAM HADIS AGAR RUKUN BADUNSANAK& TERHIDAR DARI NERAKA

NAN AMPEK DALAM HADIS AGAR RUKUN BADUNSANAK& TERHIDAR DARI NERAKA

September 26, 2026
katonanampek.com

Tentang Kami

Media Informasi, edukasi, dan inspirasi yang menghubungkan masyarakat dengan pengetahuan, peluang, dan perkembangan terkini. Dengan semangat profesionalisme dan inovasi, kami terus berupaya menghadirkan konten yang informatif, mencerdaskan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembaca di seluruh Indonesia. .

Contact us: adm@detikjamgadang.com
Copyright©2026 katonanampek.com